Tembang dan Kawih


TEMBANG

1.    Pengertian tembang

  1. Tembang adalah seni suara vokal yang berirama bebas terikat oleh pola pupuh atau syair lainnya
  2. Tembang Sunda adalah musik urban dimana musik rural sebagai sumber dengan verse mselodi dan etis yang diwarnai oleh nilai-nilai tradisi, berdasarkan adlibitum setempat dan kronologi.

            Tembang Sunda sangat populer sekali dalam masyarakat Sunda. Ciri khas dalam iringan tembang Sunda adalah iringan kacapi sulingnya. Pada awalnya tembang sunda hidup dalam lingkungan para orang kaya.

Isi ungkapan yang diketengahkan dalam tembang Sunda antara lain tentang:

  1. sanjungan terhadap leluhur, terutama pada kejayaan kerajaan pajajaran
  2. keindahan-keindahan alam priangan
  3. ungkapan percintaan. tema percintaan yang diketengahkan banyak gambaran tentang seseorang yang jatuh cinta atau merasa sakit hati karena dikhianati cintanya

2.    Jenis-jenis tembang

  • Maskumambang dinyanyikan oleh dayang-dayang Menghibur putri yang sedang mengandung Agar jabang bayi lahir beruntung
  • Mijil dinyanyikan untuk sang Putri Sewaktu melahirkan sang bayi Sebagai hiburan mengalami nyeri yang diderita hanya oleh dirinya sendiri
  • Kinanthi dilagukan karena cinta Kepada bayi yang mulai mengenal dunia Secara perlahan mengenali Ibu dan Bapa Mengharap cinta kasih yang mesra dari berdua
  • Sinom dinyanyikan anak sudah muda belia Membukakan mata akan kehidupan dunia yang nyata berkenalan dengan teman dan sanak saudara Mempersiapkan diri mengarungi kehidupan didunia
  • Asmorandana dinaynyikan dikala anak menjadi dewasa Memilih kawan hidup untuk selamanya didasarkan kasih sayang dan cinta mesra Dalam menuju ke jenjang Rumah Tangg
  • Gambuh yang berkumandang diudara Mengiringi keputusan untuk mempersunting sang dara dengan meminang pilihan hati dengan gembira Sebagai pelambang kesucian hati dan rasa cinta
  • Durmo dinyanyikan Sewaktu kedua mempelai naik kepelaminan Tanda akan syahnya suatu perkawinan Saatnya keduanya menguatkan tali ikatan
  • Dandanggulo adalah berikutnya Cobaan dalam saling memberi jiwa raga Memberi tanpa mengharap imbalannya Sebagai bukti akan kuatnya dalam bercinta
  • Giriso, lagu giriso menempati tempat istimewa Kadang terasa risi dan cemas didalam dada Apakah betul-betul anaku bahagia Apakah terpenuhi kebutuhan hidupnya
  • Pangkur, lagu pangkur diciptakan untuk manusia Yang telah mengalami hidup secukupnya didunia Yang terbuka mata, hidup ini tidak mengumpulkan dunia saja Suatu waktu akan ditinggalkan jug
  • Megatruh, lagu megatruh mengelu-elukan kedatangan Malaikat Dimana saat jiwa akan diangkat Dimana raga ditinggalkan untuk dirawat Oleh sekalian keluarga dan kerabat
  • Pucung, lagu pucung dinyanyikan sebagai tanda Supaya jenazah dimandikan menurut Agama Dibungkus kain kafan dari kaki ke ujung kepala Tanda bahwa pulang itu tidak membawa apa-apa
  • Wirangrong, lagu wirangrong adalah lagu penutup Usailah masa hidup Wirang artinya mengerti atau tahu cara hidup Rong artinya lubang kubur dimana hidup ditutup

KAWIH
1.    Pengertian Kawih

Salah satu lagam dari khazanah seni suara Sunda. Pengertian kawih pada mulanya sama dengan sindenan, tetapi perkembangan memecah kedudukan yang berbeda antara kawih dan sindenan. Perbedaan itu bukan saja terletak pada pergelaran dan teknik-teknik bernyanyi saja, melainkan juga lingkunganna.

Kawih mempunyai “sejak” yang tersendiri. Hal ini bisa kita perhatikan dari pergelarannya, iringannya dan teknik bernyanyi termasuk didalamnya pemanis-pemanis. Laras-laras kawih dalam lagu-lagu remaja kebanyakan berlaras pelog dan madenda. Laras salendro terasa sangat jarang sekali. Hal ini banyak bersumber pada kreativitas para juru sangginya yang memang sangat jarang menciptakan lagu-lagu dalam laras salendro. Lagam kawih yang terdapat pada tembang adalah pada lagu panambih (ekstra). Lagu panambih adalah lagu tambahan setelah sekar irama merdeka, irama yang dipergunakan tandak. Perbedaan yang menyolok hanya soal surupan saja, dimana kalau tembang surupan rendah (da = G), sedangkan kalau lagam kawih lebih tinggi surupannya (da = A = 440 Hz)

2.    Macam-macam kawih seperti :

  • kawih tangtung
  • kawih panjang
  • kawih lalangunan
  • kawih bongbongkaso
  • kawih parerane
  • kawih sisindiran
  • kawih bwatuha
  • kawih babatranan
  • kawih porod eurih
  • kawih sasambatan
  • kawih igel-igelan

        Lagam kawih jauh telah lama hidup dalam khazanah karawitan Sunda. Masalahnya sekarang lagu-lagu kawih lebih banyak berorientasi pada lagu-lagu perkembangan (kreasi baru),  perkembangan kawaih saat ini berorientasi pada pendidikan dan kaum remaja. Tokoh-tokoh seperti Rd. Machyar Anggakusumadinata, Mang Koko, OK Jaman, Ujo Ngalagena, Nano. S dan lain-lain membuat buu-buku pelajaran seni suara dalam bentuk kawih.
Kawih berkembang bukan pada bentuk anggana saja, melainkan mulai berkembang pula pada bentuk-bentuk lain, yaitu dengan bentuk-bentuk paduan suara. Tapi sayangnya pada saat ini kawih bisa dibilang menghilang dikehidupan anak muda karena perkembangannya yang monoton dan dianggap tidak gaul.


Tembang dan kawih
pengertian tembang, pengertian kawih dan jenis tembang dan kawih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s